Memaknai Idul Fitri (1 Syawal 1433 H)

Tak terasa sudah 1 bulan penuh lamanya kita menjalankan ibadah puasa. Hingga tibalah masa kemenangan itu tiba di hari yang fitri, tepatnya pada 1 Syawal 1433 H. Semoga, sahabat-sahabat yang menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri pun dapat mensyukuri segala nikmat dan karunia-Nya.

Seperti hari ini, saya pun turut menyambut hari raya Idul Fitri yang jatuh pada tanggal 19 Agustus 2012 berdasarkan penanggalan masehi. Bersama keluarga, kami memilih melaksanakan shalat Eid di lapangan Mesjid Annur, Pekanbaru. Tumpah ruah jamaah yang berasal dari berbagai sudut kota, bahkan juga dari luar Pekanbaru tampak memadati hampir seluruh lapangan mesjid

Apa yang penting di hari raya selain keramaian masyarakat yang merayakannya? Tentu saja keberkahan bagi orang-orang yang mampu merasakannya. Buat saya, hari Idul Fitri tahun ini seperti menjadi berkah yang berbeda daripada tahun-tahun sebelumnya. Walaupun tak ada baju/celana baru, sendal/sepatu baru, ataupun segala sesuatu barang yang baru, tapi saya justeru merasakan lebaran kali ini membuahkan semangat baru dalam hidup. Semangat baru ini seperti barang yang mahal dan tentu saja berharga bagi sang pemiliknya, yakni saya…

Betapa tidak, semangat itu tumbuh dari sebuah proses bahwa saya semakin memahami rasa bersyukur dan ikhlas dalam menjalani kehidupan. Rasa syukur dan ikhlas tersebutlah yang memberikan rasa keberlimpahan dalam hidup. Tak ada yang kurang rasanya jika bisa melihat apa yang lebih dalam hidup.

Di saat-saat seperti inilah pembaharuan hidup itu datang menghampiri. Tercipta menjadi manusia baru itu sungguh hal yang luar biasa. Sebagaimana halnya bila anda punya barang baru, tentu saja senang bukan kepalang barang tersebut ditimang-timang dan disayang-sayang supaya jangan sampai lecet dan kena noda. Yooo, namanya juga¬† barang baru tho. Nah, kalau saja yang baru itu adalah pribadi kita sendiri, dahsyatkah artinya yang baru itu buat kita? Buat saya, tentu saja berarti menjaga diri agar tidak lecet ataupun ternoda kembali itu juga jauh lebih penting…

Semoga, kita sebagai manusia yang tak luput dari salah dan dosa ini, memperoleh berkah dan ampunan dari Allah SWT. Mari kita lanjutkan perjuangan ini, yang kita namakan perjuangan melawan kebatilan. Selamat merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1433 H, mohon maaf lahir dan batin.

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: